Pecinta Burung Lovebird Indonesia

PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL

PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL
Harus kita ketahui, paruh yang tidak normal dapat menyebabkan kesehatan burung terganggu.
Normalnya, paruh bagian atas (disebut juga Rhinotheca) tumbuh lebih besar dan lebih panjang, serta menutup paruh bagian bawah (disebut juga Gnatotheca).
PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL
Pada umumnya, kelainan berdasar bentuk paruh pada keluarga burung Parrot (Parruh Bengkok) dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Overgrown
Kelainan yg paling umum terjadi pada Lovebird, hal ini terjadi apalabila paruh bagian atas, tumbuh terlalu memanjang diluar batas normal
Untuk paruh normal, biasanya burung mengasah (membentuk dan mengikis) secara rutin dengan cara menggigit sesuatu, termasuk juga saat makan, ataupun sengaja menggesekan paruhnya pada permukaan yg kasar.

Alasannya bermacam-macam, mulai dari burung yg malas/tidak aktif (apalagi ketika burung sedang sakit/stress), nutrisi tidak seimbang, dll.
Solusinya, kita sendiri harus memotong bagian yg dianggap terlalu panjang dengan menggunakan gunting kuku.

Lakukan sedikit demi sedikit, mulai dari ujung paruh. Hati-hati, harus sedikit demi sedikit agar paruh tidak tertekan terlalu kencang dan akhirnya membuat keretakan.
Jangan pula terlalu pendek, karena 2/3 dari bagian paruh (mulai dari pangkalnya) memiliki pembuluh darah.

2. Scissor Beak
Kelainan ini jarang terjadi pada Parrot ukuran kecil, namun lebih sering terjadi pada Macaw dan Kakaktua (Parrot besar).
Bentuk paruh seperti ini terlihat seperti saling menggunting dan antara paruh atas dan paruh bawah tidak saling menutup sempurna. Hal ini disebabkan oleh genetis/turunan, teknik meloloh dan belajar makan yg salah, defisiensi kalsium, infeksi bakteri, dll.

3. Prognathism
Merupakan kelainan yg berkebalikan dengan Overgrown, yaitu paruh bagian atas tertahan oleh paruh bagian bawah.
Penyebabnya bisa karena kesalahan indukan ketika meloloh piyiknya, sehingga paruh atas piyik terlalu tertekan ke dalam.
PERKEMBANGAN PARUH BURUNG YANG TIDAK NORMAL
Kasus lain, awalnya normal dan tidak langsung seperti ini.
Ketika paruh atas mengalami seperti pengeroposan di bagian luar seperti infeksi oleh jamur/bakteri, lambat laun hancur memendek pada ujung paruhnya, dan akhirnya lbih pendek dari paruh bawah.

Karena paruh bawah tidak tertahan keatas, lama-lama semakin mencuat. Untuk mengantisipasi ketiga hal tersebut, alangkah baiknya apabila kita menyediakan asupan nutrisi yg cukup.

Selalu sediakan mainan, bilah kayu, atau apapun yg sekiranya aman untuk digigit, karena secara tidak langsung mereka mengikis paruhnya sendiri.



sumber :
https://www.facebook.com/groups/301695919994311/permalink/350179671812602/

Racikan Pakan untuk Lovebird

Racikan Pakan untuk Lovebird
Perlukah memberi pakan bijian mix dan campuran lainnya untuk lovebird ??

Banyak Breeder tanah air yang hanya memberikan milet putih saja untuk Lovebird peliharaannya. apakah itu salah ?? sebenarnya tidak juga, toh burung mereka masih tetap hidup sampai sekarang bahkan produksinya pun lancar. tapi sebagai Breeder yang baik kita pun harus memberikan asupan nutrisi yang baik dan juga bijian mix untuk burung kesayangan. toh kita juga akan bosan ketika setiap hari hanya makan nasi saja tanpa lauk yang lain,, hehehe

Pemberian pakan racikan untuk lovebird sangatlah penting terutama dalam posisi penjodohan dan siap kawin harus bernutrisi tinggi tapi tetap dalam kondisi mencegah burung lovebird berlemak, karena jika lovebird sampai berlemak dapat menghambat dalam proses breeding. selain itu pakan racikan ini juga cocok untuk posisi burung yang sedang ngeloloh anak.
pakan racikan lovebird
Adapun pakan racikan yang saya pakai komposisinya adalah sebagai berikut :
  • 7 kg Milet Putih
  • 1/2 kg milet merah 
  • 1/2 kg kunyit / jemawut (bukan bumbu masak)
  • 1 kg gabah Bangkok
  • 1 kg beras merah
  • 2 kg canary sheed
  • 2 kg kwaci Hitam
  • 1/2 ons pumayin (wajib)
Disamping pakan racikan diatas, biasakan indukan itu doyan sayur dan haver biasanya kalau saat meloloh anakan / piyik menjadi cepat besar. Timbul masalah om burung saya ga suka haver : akalin coba sehari kasih makan haver aja, nanti lama lama biasa kasarnya kalau lapar ga ada steak , makan sama ikan teri aja mau daripada mati kelaparan. Pakan racikan ini dapat dipakai dalam segala kondisi ( usia anakan, pas kawin kawin, pas lagi angkrem bahkan indukan lagi ngeloloh)

Untuk pakan tambahannya bisa diberikan eegfood dan grit (kalsium)

racikan pakan lovebird

Ingat, pakan racikan, haver, sayuran, eegfood dan grit disimpan diwadah yang berbeda jangan sampai dicampur aduk. karena sayuran dan eggfood lebih cepat busuk dibanding pakan yang lain.

Salam Breeding Lovebird Lover

MANAJEMEN TERNAK ALA JUNOT LB

MANAJEMEN TERNAK ALA JUNOT LB
MANAJEMEN TERNAK ALA JUNOT LB
( Saya ga bahas jenis burung splat split dll)


1.   Buang sisa makanan jangan di ayak dan di berikan lagi : ini salah satu cara saya mencegah penyakit nyilet, karena nyilet adalah penyakit yang di timbulkan bakteri. Mikir boros, sayang klo harus dibuang kan masih banyak sisa !!! pilih boros atau nyilet, makana kasih makan burung nya di porsi. Saya memberikan stengah tempat pakan untuk 2hari, stelah itu sisa atau tidak harus di ganti. Posisikan aja kita di burung, mungkin kita juga gamau makan makanan bekas yang udah tercampur dengan kotoran meskipun udah di bersihkan

Mengobati nyilet lebih mahal, banyak obat tp jamin sembuh ga? Mencegah lebih baik drpd mengobati!!!

2.   Buang langsung sisa sayuran jagung atau kangkung jangan di biarkan sampe membusuk karena akan menimbulkan kuman(mengundang rameutuk ka kandang) hahahha.
kangkung untuk lovebird
3.   Pemberian jagung dan kangkung 2x seminggu (senen / kamis) all sikon (angkrem , lagi ngeloloh, lagi kawin kawin) kangkung di iris kecil kecil jagung juga di potong kecil aja dr 1 jagung dibagi 4 atau 5 tergantung besar panjang jagung.
Tujuan di kasih kangkung dan jagung supaya tidak kekurangan serat. Untuk pasangan produksi pertama mencegah terjadinya eggbinding atau susah keluarnya telur. Soalnya klo cm di kasih full milet kotorannya biasanya keras.

4.   Pemberian pakan racikan yang di porsi untuk mencegah burung berlemak, Selain senen dan kamis di kasih kangkung jagung di kandang kasih haver beda cepuk, sebelah kanan cepuk haver sebelah kiri cepuk racikan pakan : (racikan pakan lovebird dibahasdi artikel selanjutnya, hehehe)
pakan racik untuk lovebird
Biasakan indukan itu doyan sayur dan haver biasanya klo pas ngeloloh anakan cepet gede badannya. Timbul masalah om burung saya ga suka haver : akalin coba sehari kasih makan haver aja, nanti lama lama biasa kasarnya klo lapar ga ada steak , makan sama ikan teri aja mau drpd mati kelaparan. Pakan racikan ini dipake all sikon ( usia anakan, pas kawin kawin, pas lagi angkrem bahkan indukan lagi ngeloloh)

5.   Pemberian eggfood produk verselelaga pemberiannya stanby aja tiap hari. Tujuan nya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang ga ada di pakan racikan dan sayuran
eggfood verselelaga
6.   Pemberian serbuk Griit ( kalsium ) mencegah indukan yang lagi nelor kekurangan kalsium biasanya itu di tandai dengan indukan memakan telornya sendiri, cangkang telur tipis mudah pecah kadang pas angkrem nempel di bulu betina, ga pake serbuk griit biasanya pake tulang sotong, posisi naroh cepuk great taroh di samping makanan racikan rutin.
Grit untuk lovebird
7.   Pemberian vitamin WP all sikon seminggu 3x (selama pake vitamin vitamin burung saya ga pernah mandi jemur, tp sesekali mandi di air vitamin WP gatau karena mandi di vitamin wp atau bukan burung saya ga pernah ngalamin berkutu.vitamin wp maksimal 2hari ganti, lebih bagus tiap 1 hari ganti. Info fungsi vitamin wp mangga capcus 081802202305/7ac34df8

8.   Bahah sarang di glodok saya pake serutan dan balok kayu. ( Penggunaannya serutan kayu masukan ke glodok beli di pasar burung 4000/bungkus, buat mancing indukan kawin kasih kayu balok nanti jantan dan betina gigitin kayu bareng bikin sarang bareng bareng. Penting pas indukan ngeloloh kayu balok ada di kandang tujuan supaya alas sarang di glodok tetep kering dan tidak lembab.
serutan kayu balok
9.   Sistem ternak saya pake kandang kotak (batre) supaya mempermudah mengenal karakter indukan.
kandang batre
10. Ternak menggunakan sistem babuan karena kesibukan ga bisa HF, sistem babuan ini adalah sistem yang bikin banyak duit. (rahasianya dibahas diartikel selanjutnya,, hehehe)
ternak babuan
11. Bersihkan kandang 2hari sekali, alas kandang cuci bersih pake sabun.

12. Pengen berkembang harus up ke burung yang lebih mahal, buat pemula belajar dr yang murah murah dulu aja, nikmatin prosesnya tunjukin klo kita sayang sama mereka.

13. Gausah mikir mahal untuk hasil maksimal.

Ini yang saya inget. Klo ada beberapa pertanyaan boleh isi di koment bukan niat ngajarin tp kita sharing ilmu aja, ilmu saya masih cetek masih banyak ilmu di senior lain. Tp apalah arti banyak ilmu kloga bermanfaat bagi orang lain, banyakin sedekah dan terus berbuat baik, percaya dan yakin apapun yang terjadi itu atas campur tangan tuhan.....

Mendulang Rupiah dari Lovebird

Mendulang Rupiah dari Lovebird
Punya modal dikit tapi pengen nyoba bisnis Lovebird?
Saya kasih tau trik nya
Mendulang Rupiah dari Lovebird
1. Naikin Brand Birdfarm (kenapa harus gensi jd bakul burung murah): sampean punya uang 1-3 jt saya sarankan jangan langsung ternak, tp anda belajar jadi bakul beli burung ijo 200rb latih vokal jd bagus jual 500rb bahkan lebih, beli lutino MH harga jual 500rb harga beli borongan 5 ekor masa ga dapat 400rb anda dapat untung 500rb.

Sambil nunggu modal brand anda udah terkenal lama di pasaran (intinya wajib jujur jangan beli dr orang ngutang terus kagak di bayar mau dapat barang darimana kita)
pegang prinsip saya mending jago jualan di banding jago ternak tp ga bisa jual.
Klo udah bisa jual dan tau pasar keberanian muncul sendiri , ngeluarin ratusan juta pun bakalan dya keluarkan karena udah bisa cara jualnya. untuk ilmu ternaknya saya siap membantu ilmu saya mah ilmu cetek semua tp insyaallah mudah di pahami.

2. Anda punya modal 10 jt materi apayang harus d pilih? Pegang lah prinsip orang china asal untung dikit klo cepet muter nya insyaallah jd banyak ( mungkin udah paham dengan yang saya paparkan di awal saya maen LB maen burung murah kuncinya kuantitas)
Saya jelaskan dengan uang 10 jt bisa beli 10 pasang indukan josan, paskun dan pasjo 10 pasang. Berjalan waktu indukan cepet produk dan balik modal, ilustrasinya :
10 indukan x anak 2 ekor : 20 ekor ambil kotor harga josan aja 20 ekor x 200 rb : 4.000.000.- itu 1x produk, kumpulin dulu
nanti up ke materi menengah violet betmen dll.

Klo otak nya gengsian dan panasan 10 jt beli biola 1 ekor jantan itu pun anak!!! Udah lama balik modalnya nunggu 1 tahun, giliran produk nelor dan kita gatel begitu nelor tiap hari tuh glodok di buka akhirnya gagal panen, mental nya droff the end aja ternaknya.
Belajar ternaklah dr materi materi murah dengan sendirinya anda akan punya keberanian maen dengan materi mahal.

Buat para senior yang sekiranya koment atas dasar mengejek mendingan kagak usah koment. Artikel boleh di sebarkan mengingat pertemanan di fb saya udah full.

Salam Guyub info dan sharing : Junot LB
Wa : 081802202305/7ac34df8

Sharing Breeding Lovebird

Sharing Breeding Lovebird
KAGAK USAH MALU JADI PEMULA DARIPADA TIDAK SAMA SEKALI
(karena insyaallah saya berjalan dengan pemula)
Sharing Breeding Lovebird
Siapa yang pernah nanya ke saya lewat BBM, WA, TLP atau SMS yang nggak pernah saya jawab. Mungkin pertanyaan yang ada di photo yang melandasi saya membuat artikel ini. Siapapun itu karena ga ngasih tau siapa namanya terima kasih pertanyaan anda sudah menjadi inspirasi dan jadi bahan jawaban buat para pemula.

Ketika seorang pemula bingung dengan materi apayang harus dia pilih : ingat kuncinya pemula dan senior harus jadi penikmat takdir tuhan.
Ketika seorang pemula nanya ke senior materi apayang harus saya beli : biola, pb, pf, ewing dll. Jawaban beliau benar tapi liat kemampuan keuangan si pemula dulu.
Kepada si pemula ada 2 pilihan mana yang mau anda lakuin :
  1. Ngikutin materi yang di buru pemaen senior
Artinya gini : ketika seorang senior dengan materi mahal nya seperti biola jantan, pb jantan, ewing vio jantan.
Yang harus di pilih oleh pemula adalah materi fischery yang bisa di paket hematkan sama pasangan mahal misalkan :
vio fichery betina buat cetak biola violet, Mouve fischery, pied bs buat jodoan parblue, ewing GS buat jodoan biola jantan
Klo pilih cara ini pemula akan lebih cepet sukses.

    2.   Ngikutin materi yang diminati pasar menengah ke bawah???

Misalkan : Pemula liat albino MM ihhh ya ampun lucu bangettt.... tp buat senior disilangin apa sih biar bagus? Jujur saya aja gatau....
Pemula liat betmen, ya ampun lucu banget kepala nya hitam pekat. Dikalangan menengah betmen dan albino mm saya jamin laku keras!!!
Jd buat saya pemula kagak usah maksain harus punya materi langsung mahal, tp cari materi yang sekiranya bisa dipaket hematkan dengan pasangan mahal, saya sarankan aktif di komunitas burung biar tau jenis apa yang lagi HOT.

Salam Guyub info dan sharing
Sumber : Junot LB

Mutasi blue aqua dan turquoise pada burung lovebird

 Mutasi blue aqua dan turquoise pada burung lovebird
Mutasi blue, aqua dan turquoise pada lovebird
Dipublikasikan di majalah BVA tahun 2014
Oleh Dirk Van den Abeele
MUTAVI, Research & Advice group
Ornitho-Genetics VZW
 Mutasi blue, aqua dan turquoise pada lovebird
Blue
Mutasi blue pada lovebird diyakini berawal dari jenis agapornis personatus. Sedangkan pada jenis fischeri, nigrigenis, dan lilianae, mutasi blue diperoleh lewat hasil transmutasi. Mutasi warna *blue* juga ada pada jenis roseicollis tapi semua hobbies roseicollis tahu bahwa itu adalah hasil pengembangan dari turquoise, jadi secara genetik tidak ada mutasi “true blue” pada jenis roseicollis.  Sifat penurunan blue adalah autosomal recessive dan secara teknis, mutasi blue adalah akibat hilangnya psittacin secara keseluruhan atau dikenal dengan istilah CPR (Complete Psittacin Reduction).

PPR – Partial Psittacine Reduction.
Mutasi blue sudah berkembang menjadi lebih kompleks. Saat ini kita melihat adanya mutasi yang terlihat seperti berwarna antara green dan blue alias tidak murni blue lagi. Warna sepeeti ini pernah disebut dengan istilah “appleblueseagreen” dan seringkali dianggap sebagai true blue.  Bagi beberapa peternak mutasi PPR (Partital Psittacin Reduction) sulit untuk dipahami dan warna mutasi seperti ini sering terlihat seperti warna biru. Padahal sebenarnya warna seperti ini tidak termasuk mutasi blue.  Penjelasannya begini, seperti pada mutasi eumelanin yang terdapat beberapa level pengurangan jumlah eumelanin, pada mutasi psittacin juga terdapat beberapa level pengurangan jumlah psittacin. Pengurangan seluruh psittacin disebut CPR seperti penjelasan diatas sedangkan pengurangan sebagian psittacin disebut PPR. Hingga hari ini tercatat ada dua jenis mutasi PPR yang berbeda pada lovebird, yakni aqua dan turquoise.

Aqua.
Mutasi aqua adalah akibat dari berkurangnya psittacin sebanyak 50% sehingga warna burung terlihat seperti antara hijau dan biru. Mutasi ini dulu dikenal juga dengan sebutan seagreen, seablue, ivory, pastel dan pastel blue. Tapi berdasarkan kesepakatan internasional, mutasi ini akhirnya dilabel dengan nama “aqua”, singkatan dari aquamarine.
Sejauh ini mutasi aqua hanya terdapat pada jenis roseicollis.

Turquoise.
Mutasi turquoise pada jenis roseicollis sudah ada sejak tahun 70an sedangkan pada jenis fischeri dan personatus baru ada beberapa tahun terakhir ini. Berbeda dengan aqua, turquoise mengalami pengurangan psittacin yang bervariasi. Pada bagian tubuh, psittacin berkurang hingga 90% sedangkan bagian sayap “hanya” mengalami pengurangan +/- 65%. Hasilnya adalah tubuh burung berwarna hampir biru sementara sayapnya lebih condong ke warna hijau. Pada jenis roseicollis, warna topengnya berubah menjadi warna krem sedangkan pada jensi fischeri menjadi berwarna kuning. Inilah sebabnya kadang ada peternak yang menyebutnya dengan istilah “yellow face” padahal istilah yang tepat adalah turquoise.  Sementara pada jenis personatus, tubuhnya berubah menjadi berwarna biru dengan bagian sayap cenderung berwarna hijau dan dada berwarna kuning muda.

Aqua dan turquioise kadang disebut dengan istilah parblue (partial blue). Sebenarnya istilah ini tidak jelak tapi secara pribadi saya lebih seuka menyebutnya dengan istilah PPR (partial psittacine reduction). Baik aqua maupun turquoise memiliki sifat penurunan autosomal recessive.

Beberapa hasil ternak yang bisa diperoleh:
aqua x green: (or green x aqua)
100% green/aqua

green/aqua x aqua:
50% chance of green/aqua
50% chance of aqua

green/aqua x green/aqua:
25% chance of green
50% chance of green/aqua
25% chance of aqua

turquoise x green:
100% green/turquoise

green/turquoise x turquoise:
50% chance of green/turquoise
50% chance of turquoise

green/turquoise x green/turquoise:
25% chance of green
50% chance of green/turquoise
25% chance of turquoise

Sejauh ini semuanya terlihat normal. Tapi tidak demikian jika kita sudah mulai memasangkan aqua dengan turquoise atau dengan blue dimana kombinasi ini akan memberikan kita warna menengah dan secara langsung membuktikan bahwa aqua, turquoise dan blue secara genetik adalah alele antara satu dengan yang lain. Dengan kata lain mereka adalah mutasi dari bl-locus yang sama atau variasi dari gen yang juga bertanggung jawab atas mutasi blue murni.

Banyak yang tidak paham akan fenomena multiple alleles. Kali ini saya akan mencoba menjelaskannya tapi bukan secara teori tapi lewat kombinasi pasangan yang sudah dibuktikan hasilnya.
-        Kita tahu bahwa jika memasangkan dua jenis mutasi autosomal recessive yang identik, contoh: blue x blue, maka semua anakan berwarna blue. Artinya kombinasi mutasi autosomal recessive x autosomal recessive yang identik akan menghasilkan burung yang bermutasi (bukan wild colour).
-          Jika kita memasangkan blue x wild type maka hasilnya adalah semua anakan berwarna hijau split blue.
-          Jika kita memasangkan autosomal recessive dengan autosomal recessive yang tidak identik, contoh blue (murni) dengan NSL ino (murni), maka semua anakan berwarna hijau dan split kedua mutasi tersebut.
Dari contoh diatas, bisa disimpulkan bahwa jika kita memasangkan mutasi recessive dengan wild type, atau jika kita memasangkan dua mutasi recessive yang tidak identik, maka hasil yang didapat adalah bentuk wild type alias wild colour yang artinya mutasi tersebut adalah recessive terhadap wild type.

Tapi hal yang berbeda akan terjadi jika yang kita pasangkan adalah mutasi recessive yang merupakan allele satu dengan lainnya. Contoh: jika kita memasangkan aqua dengan turquoise, maka kita tidak akan mendapatkan anakan berwarna hijau split aqua dan turquoise seperti pada kasus diatas (jika kita memasangkan dua mutasi autsomal recessive yang berbeda), tapi hasil yang kita dapatkan burung dengan warna menengah. Artinya, jika kita memasangkan dua mutasi recessive yang berbeda dan hasil yang didapat adalah warna menengah, maka itu merupakan bukti bahwa kedua mutasi tersebut adalah merupakan allele antara satu dengan lainnya. Dulu, banyak yang beranggapan bahwa ini adalah sesuatu yang special sehingga diberikanlah nama yang aneh aneh. Contiohnya bisa kita lihat pada jenis roseicollis, dimana kombinasi aqua dengan turquoise diberi nama “apple green atau seagreen” yang akhirnya malah menyesatkan sebagian peternak karena mereka berpikir nama yang berbeda adalah merupakan mutasi yang berbeda padahal sebenarnya sama. Jika kita memasangkan apa yang disebut “apple green atau seagreen” dengan burung berwarna hijau, maka hasilnya adalah sebagian anakan split for aqua dan sebagian split for turquoise. Tidak pernah ada split for “apple green atau seagreen”.

Untuk meghindari kesalah pahaman ini, maka kita harus menggunakan istlah international yang sudah disepakati.
Untuk tampilan atau fenotipe yang merupakan hasil dari kombinasi dua allele dari gen yang sama, kita tidak menggunakan nama yang terpisah. Kita bisa menjelaskan kombinasi warna ini dengan hanya menuliskan nama kedua mutasi tersebut. Contoh: kombinasi dari aqua dengan turquoise disebut AquaTurquoise.  Perhatikan penggunaan huruf besar pada penulisan AquaTurquoise. Ini gunanya untuk menjelaskan bahwa AquaTurquoise bukanlah merupakan mutasi tunggal juga sebagai indikasi bahwa pada mutasi ini terdapat dua allele yang berbeda, yakni aqua dan turquoise.

Mengapa ditulis AquaTurquoise dan bukan TurquoiseAqua? Berdasarkan kesepakatan, warna yang paling sedikit mengalami mutasi (paling mendekati warna wild type) harus diletakkan didepan. Berapa persen pengurangan psittacin pada aqua dan berapa persen pengurangan psittacin pada turquoise? Silahkan scroll lagi keatas dan baca ulang.

Jika kita memasangkan AquaTurquoise x AquaTurquoise hasilnya adalah:
25% chance of aqua
50% chance of AquaTurquoise
25% chance of turquoise

green/aqua x green/turquoise:
25% chance of green
25% chance of green/turquoise,
25% chance of green/aqua
25% chance of AquaTurquoise.

green/aqua x turquoise:
50% chance of green/turquoise
50% chance of AquaTurquoise.

Berikutnya saya akan memberikan contoh berdasarkan turquoise dan blue.  Blue x turquoise = 100% TurquoiseBleu (TurquoiseBleu yang terlihat seperti turquoise). Kembali, perhatikan penggunaan huruf besar disini. Kombinasi lainnya adalah:

TurquoiseBlue x TurquoiseBlue:
25% chance of blue
50% chance of TurquoiseBlue
25% chance of turquoise

Untuk species dimana bisa ditemukan mutasi blue, aqua dan turquoise, kita bisa melakukan lebih banyak variasi kombinasi pasangan.
blue (homozygote)
turquoise (homozygote)
aqua (homozygote)
TurquoiseBlue
AquaBlue
AquaTurquoise

Salah satu masalah yang kita hadapi saat ini adalah cara untuk membedakan antara mutasi turquoise dan TurquoiseBlue baik pada jenis fischeri maupun personatus. Hipotesa saya, warna paruh bisa memberikan jawaban apakah burung tersebut turquoise atau TurquoiseBlue. Tapi sekali lagi ini hanya hipotesa dan sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang mendukungnya. Tapi jika anda adaah peternak yang bijak, maka anda pasti bisa menjawab pertanyaan tersebut jika burung tersebut adalah hasil ternak anda.  Karena peternak yang bijak pasti menerapkan administrasi yang baik dan memiliki catatan lengkap atas semua hasil ternaknya.

Perlu diperhatkan bahwa diluar pengurangan psittacin, masih ada faktor lain yang mempengaruhi warna dari mutasi blue atau PPR., antara lain:

Perubahan susunan bulu:
– Tingkat kelebaran spongy zone (yang juga berhubungan dengan dark factor)
– Susunan nano keratin pada spongy zone (yang juga bertanggung jawab atas violet factor)

Perubahan kimiawi:
– Jumlah psittacin yang masih tersisa
– Komposisi kimiawi dari psittacin yang ada
– Komposisi kimiawi dari keratin yang membentuk bulu.

Efek genetik yang mempengaruhi warna:
– Jenis kelamin burung (berhubungan dengan hormon)
– Kombinasi dengan allele PPR lainnya
– Kombinasi dengan mutasi lainnya seperti slaty, misty, violet dll.
– Antisipasi atas locus turquoise (contoh pada Agapornis roseicollis, dimana lewat seleksi yang ketat banyak terdapat
   burung yang terlihat nyatis benar benar biru)
– Pindah silang kadang bisa menyatukan berbagai faktor yang berlainan sehingga kita seolah olah melihat mutasi
   yang berbeda.
– Pleiotropy (pengaruh dari beberapa gen pada fenotipe), modifikasi gen (kombinasi gen yang menguatkan atau
   melemahkan), translokasi (mutasi yang terjadi akibat perpindahan segmen dari satu kromosom ke kromosom lain
    yang bukan pasangan homolognya), dll. 

Selain itu juga ada pengaruh dari luar: cahaya, kondisi, dll

Semua proses ini bisa merubah warna tapi tidak menjadikannya sebagai suatu mutasi yang baru. Jadi perlu anda catat bahwa “perbedaan warna secara fenotipe” tidak selalu merupakan sebuah mutasi baru.


Catatan: Sumber artikel adalah web Dirk Van den Abeele dan sudah diedit menjadi lebih ringkas dibanding artikel aslinya. 

Pemberian Grit untuk Burung Lovebird

Pemberian Grit untuk Burung Lovebird
Grit adalah makanan penunjang yang sangat di butuhkan untuk burung-burung pemakan bijian (fringilidae) seperti burung Kenari, Love Bird, Blackthroat, Herda sanger, Mozambic, Siskin,Gold finch, Branjangan, Pakling, Perkutut dan banyak lagi burung-burung pemakan bijian lainnya. Untuk kebutuhan grit ini, di negara kita banyak penghoby yang menggunakan tulang sotong sebagai bahan grit untuk memenuhi kebutuhan burung-burung mereka.
grit lovebird
Grit mengandung kalsium karbonat, sodium klorida, kalsium fosfat dan garam magnesium. Di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya, para penggemar burung kenari dan burung pemakan bijian lainnya tidak memberikan tulang sotong secara utuh kepada burung kenari, akan tetapi mereka menumbuknya terlebih dahulu sehingga menjadi tepung yang lembut atau memecahnya hingga seukuran pasir dan menambahkan bahan-bahan lainnya serta vitamin-vitamin yang di butuhkan burung-burung pemakan bijian menaburkannya di dasar sangkar di sebelah telur waktu burung dijodohkan. Burung betina akan turun dan memakannya begitu melihat mereka menaburkannya.

Grit akan dilarutkan oleh asam lambung dan kemudian masuk ke dalam system pencernaan di mana kalsium dan garam magnesium diserap diserap aliran darah. Ketika burung betina hampir bertelur, kalsium dikeluarkan dari aliran darah ke saluran telur sebagai pelindung telur yang masih lunak. Dianjurkan pula untuk meneruskan pemberian grit ini selama masa pengeraman karena secara logika burung betina membutuhkan untuk melengkapi kembali kebutuhan untuk tulang dan darah setelah bertelur.

Manfaat Grit untuk burung pemakan biji adalah :

  1.  Memperbaiki produksi dan mutu telur
  2.  Membantu daya tetes telur
  3.  Membantu pertumbuhan tulang dan bulu normal
  4.  Mencegah penyakit dan menyembuhkan penyakit yang di sebabkan karena kekurangan mineral seperti :
  • kaki lumpuh
  • kaki bengkok
  • kurang darah
  • masalah indukan memakan telornya sendiri
  • sangat membantu proses breeding apalagi ruangan yang tidak kena sinar matahari langsung.
  • dll
untuk tempat grit di dalam kandang posisikan pemakaian tempat beda cepuk simpan di deket pakan racikan atau pakan harian.

Sangat cocok untuk indukan yang sedang meloloh, kawin kawin atau anakan yang sudah makan biji. Karena pertumbuhan tulang yang bagus bikin anakan Body nya gede.

HIBRIDA / HYBRID HASIL INTERSPECIFIC BREEDING

HIBRIDA / HYBRID HASIL INTERSPECIFIC BREEDING
HIBRIDA / HYBRID HASIL INTERSPECIFIC BREEDING

Dalam bahasan biologi, hibrida adalah hasil dari perkawinan pasangan hewan atau tumbuhan yang berbeda varietas, spesies, ataupun genus.
Lovebird Hybrid
Secara taksonomi (pengelompokan berdasar tingkatan jenis makhluk hidup), hibrida terbagi menjadi :
1.   Intraspesifik, yaitu antara subspesies dalam satu spesies, misalnya pada burung parbeng Ringneck.
African Ringneck (Psittacula Krameri Krameri) dengan Indian Ringneck (Psittacula Krameri Manillensis).
2.   Interspesifik, yaitu antara spesies dalam satu genus, misalnya pada burung perbeng Lovebird.
Lovebird Kepala Hitam (Agapornis Personatus) dengan Lovebird Muka Salem (Agapornis Roseicollis).
3.   Intergenerik, yaitu antara genus yang berbeda, misalnya pada burung parbeng Macaw.
      Macaw Hyacinth (Anodorhynchus Hyacinthinus) dengan Macaw Blue & Gold (Ara Ararauna).
Berhubung kita dalam ruang lingkup terbatas, mari kita khususkan untuk membahas hibrida interspesifik, sebagaimana banyak kita temui pada burung Lovebird.
Hibrida interspesifik pada Lovebird (ataupun hewan lain), memiliki ciri fisik dan karakteristik gabungan dari kedua induknya.

Sebagian hasil dari persilangan ini menjadikan sistem reproduksi anakannya menjadi steril atau mandul, dan sebagian lagi tidak.

Steril (mandul) apabila terjadi pada persilangan indukan yg berbeda jumlah kromosomnya. Hibrida semacam ini disebut juga hibrida poliploid contohnya anak hasil perkawinan Ag Personatus (kepala hitam) dengan Ag Roseicollis (muka salem).

Mengapa? Karena gamet yang dihasilkan tidak layak. Perbedaan struktur kromosom mencegah dan menggangu pemisahan sel selama proses meiosis.

Apabila proses pembelahan sel tersebut terganggu, sel sperma dan sel telur tidak bisa terbentuk sempurna.

Apabila ada anakan hibrida pada jenis ini bisa berkembang biak (kemungkinan super kecil), maka hal tersebut "tidak normal", karena "normalnya" adalah mandul.
Fertil (subur) apabila terjadi hibridisasi tanpa perubahan jumlah kromosom. Hibrida semacam ini disebut juga hibrida homoploid, contohnya Ag Fischeri (muka merah) dengan Ag Personatus (kepala hitam).

Situasi seperti ini mempertemukan dua bakal induk dengan kromosom yang sangat mirip dan secara karakteristik terkait erat, sehingga pada saat pembelahan sel terjadi dengan sempurna.
Normalnya memang subur, namun tetap ada pengecualian apabila si anak ini mengidap Gynandromorph, suatu kelainan dimana nantinya burung ini tersebut membawa genetik dan fisik antara jantan dan betina dalam satu tubuh.

Salahkah hibrida ini? Tergantung Anda sebagai peternak dan penangkar.
Kalau untuk kepertluan transfer mutasi dari spesies A ke spesies B, tidak masalah (kalau menurut Saya).

Yang agak disayangkan kalau hibrida yg steril. kalau mandul kasihan juga ya, makhluk tersebut tidak bs berkembang biak untuk generasi selanjutnya.
Saya cuma bisa bilang, untung saja dibuat mandul! Kalau tidak, bayangkan makhluk di dunia ini setiap harinya bertambah jenis spesiesnya! Kapan rapinya penggolongan taksonomi kalau terus bertambah.


sumber :
https://www.facebook.com/groups/301695919994311/permalink/370268153137087/
Copyright © Lovebird Lovers Indonesia . All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design