Pecinta Burung Lovebird Indonesia

Tips HF Anakan Lovebird

Tips HF Anakan Lovebird
Selamat pagi sobat Lovebird Lovers

HF atau Hand Feeding adalah sebuah istiah yang biasa digunakan dalam dunia penangkaran burung. Hand feeding artinya memberikan makanan anakan burung (piyik) dengan bantuan tangan manusia (bukan indukan burung). Semula Hand feeding hanya dilakukan untuk anakan burung yang diperoleh dari hasil penetasan dengan mesin penetas, atau dilakukan terhadap burung yang ditelantarkan oleh induknya di sarang.

Ternyata hand feeding dapat pula digunakan sebagai teknik untuk menjinakkan burung, dengan hand feeding akan diperoleh burung yang jinak dan lebih mudah dalam pemeliharaan, dan membuat burung lebih dekat dengan sang pemilik.
Tips HF Anakan Lovebird
Pakan untuk HF lovebird sebenarnya sudah banyak tersedia dipasaran, baik berupa pakan kemasan import ataupun prodak peternak lokal harganya pun bervareasi, kita tinggal menyesuaikan dengan sisi dompet,, hehehe... tapi jika sobat lovebird lover kreatif sebenarnya kita bisa membuat pakan HF sendiri. dengan membuat pakan HF sendiri kita bisa mengatur racikan apa saja yang akan kita campurkan.

berkaitan dengan pakan HF bikinan / racikan sendiri (untuk yang ingin hemat dan murah meriah tapi anakan hidup sehat) sebaiknya hindari pemberian bahan pakan tunggal , misal  :
  • hanya bubur Sun
  • hanya tepung milet
  • hanya tepung haver 
  • hanya tepung BR 
  • hanya tepung beras 
  • hanya tepung kedele 
  • hanya tepung kacang ijo, dst ,
jangan lupa setiap jenis tepung tsb ,punya karakteristik yang berbeda, ada yang mengikat air, ada yang tidak. ada yang cenderung lengket ketika terkena air panas (misal kanji-terigu-maizena) ada juga yang tidak. dste ,..de es teee

jadi klo mau coba coba carilah campuran diantaranya. Memang akan makan waktu untuk menemukan yang pas (termasuk berapa banyak anakan yang tewas atau tumbuh abnormal.

sy dapatkan formula yang pertama setelah coba 1-3 bulan. Jadi memang tidak mudah. jangan lupa komposisi vitamin & mineral nya usahakan yang berimbang yah

semoga bermanfaat
Sukses Selalu :D 
Happy Birding,, Happy Breeding


Sumber : https://www.facebook.com/Lovebirds-Lover-Balikpapan-East-Borneo-116341295182911/

Sex Linked mutasi (sifat : recessive)

Sex Linked mutasi (sifat : recessive)
Apabila sebuah mutasi terdapat di dalam kromosom sex maka kita akan berhadapan dengan metode pewarisan sifat Sex-Linked (SL) resesif atau Sex-Linked (SL) Dominant. Agar pembahasan tidak terlalu melebar kita tidak akan membahas Sex-Linked (SL) Recessive, dikarenakan mutasi Sex linked (SL) dominat telah dibahas di artikel sebelumnya.

Pada burung, jantan memiliki kromosom X dan X (sepasang), sedangkan pada betina X dan Y (sepasang juga). Jika suatu mutasi SL ingin tampak terlihat (visual) pada anak jantan KEDUA INDUKNYA harus menurunkan gen mutasi SL yang sama di kedua kromosom X anak jantan. Namun apabila anak jantan hanya menerima satu kromosom mutasi SL dari salah satu induknya, maka anak jantan tersebut hanya SPLIT mutasi SL.

Sex linked mutasi biasanya terjadi pada lovebird jenis non klep

(contoh mutasi : Ino, Cinnamon, Pallid  & Opaline (pada A. roseicollis)
Sex Linked mutasi (sifat : recessive)
Ini berarti bahwa :
gen pembawa mutasi terletak di kromosom X.
Love bird  jantan memiliki dua kromosom X-   (XX)
dan betina  memiliki kromosom X    dan kromosom Y
jadi  jadi individu betina memiliki kombinasi : (XY).

Karena mutasi ini  bersifat resesif ,
Love Bird jantan harus memiliki dua gen ino (satu di setiap X-kromosom)
agar karakter mutasi ino tampak secara visual.

Dilain pihak
karena Love Bird betina hanya memiliki satu kromosom X-,
dan jika X-kromosom pasangan nya memiliki gen Ino,
mereka akan tampak secara visual sebagai Ino.

Ini disebabkan karena betina hanya perlu satu gen
untuk mengekspresikan sifat mutasi sex-linked
karenanya Sex Linked Ino lebih sering terjadi pada Love Bird betina.

Jika  kita tuliskan gen ino pada  kromosom X sebagai "Xi"
dan kromosom X dengan gen normal sebagai "X".

Ada tiga kemungkinan genotipe untuk LoveBird  jantan:  

XX - Dua gen yang normal menghasilkan LoveBird  jantan normal.  
XXi - Satu gen normal dan satu gen ino menghasilkan LoveBird jantan normal split Ino.  
XiXi - Dua ino gen yang mengakibatkan jantan LoveBird Ino.

semoga bermanfaat


Sumber: https://www.facebook.com/notes/lovebirds-lover-balikpapan-east-borneo/mutasi-sex-linked-sl-mutasi-/240836876066685

Apakah opaline x opaline = 100% opaline

Apakah opaline x opaline = 100% opaline
Apakah opaline x opaline = 100% opaline?
Menurut rumus, opaline x opaline = 100% opaline. Adakah kemungkinan perkawinan opaline x opaline menghasilkan warna hijau alias wild colour alias “josan”? Beberapa kali kita melihat postingan dari rekan rekan yang mengatakan bahwa mereka mendapatkan burung berwarna hijau biasa (non opaline) dari hasil silangan opaline x opaline. Postingan seperti ini biasanya langsung ramai ditanggapi dan terjadi perdebatan berkepanjangan bahkan sering ditanggapi dengan sinis: “anak yang tertukar”, “telor yang tertukar”, “indukannya selingkuh”, “peternaknya kurang piknik” hingga “bakul tukang tipu”.

Kembali ke pertanyaan diatas. Apakah ada kemungkinan perkawinan opaline x opaline menghasilkan warna hijau alias wild colour alias “josan”? Jawabannya ADA! Walaupun sangat jarang tapi kemungkinan itu memang ada. Bagaimana penyimpangan ini bisa terjadi? Berikut penjelasannya.

A.    Jawaban sinis yang mengatakan bahwa “indukannya selingkuh” adalah salah satu faktor penyebab terjadinya penyimpangan diatas. Menurut artikel yang ditulis oleh Dirk Van den Abeele, burung betina memiliki kemampuan menyimpan sperma jantan hingga jangka waktu tertentu dimana sperma tersebut disimpan disebuah saluran kecil yang berada diarea kloaka (sperm-storage tubules). Jangka waktu penyimpanan tersebut berbeda antara spesies yang satu dengan lainnya dan bisa mencapai hingga 30 hari. Jadi bisa saja betina opaline sebelum dikawini oleh jantan opaline sudah pernah “ditiduri” oleh jantan yang bukan opaline dan spermanya disimpan oleh sang betina hingga terjadi pembuahan pada saat dikawinkan dengan jantan opaline. Jadi memang benar terjadi “indukannya selingkuh”.

B.     Kemungkinan kedua adalah pada saat pembentukan sel reproduksi, ada bagian dari Z kromosom yang mengandung informasi mutasi yang bersangkutan mengalami kerusakan atau hilang (jantan memiliki 2 kromosom Z sedangkan betina memiliki 1 kromosom Z dan 1 kromosom W). Perlu anda ketahui bahwa pada saat proses meiosis sedang berlangsung, bisa tedapat beberapa kali kegiatan crossing over. Crossing over ini terjadi pada kromosom Z jantan yang secara keseluruhan memiliki empat kromatid dan pada kromosom Z betina yang memiliki dua kromatid. Istilah crossing over ini sebenarnya lebih rumit dari sekedar pertukaran antara dua kromosom. Jika ada bagian dari Z kromosom yang bermasalah (rusak atau hilang) maka ada dua kemungkinan yang bisa terjadi:
  • Embrio tidak berkembang dan mati dalam cangkang (Dead in Shell).
  • Embrio berkembang dan bertahan hidup tapi tidak mewarisi sifat mutasi dari kedua indukannya (dalam contoh kasus ini opaline) dan terlihat berwarna hijau alias wild colour alias “josan” dan diyakini burung seperti ini mandul.

Dari penjelasan diatas, walaupun kemungkinannya sangat kecil tapi memang bisa terjadi bahwa opaline x opaline = non opaline. Di dunia ini, satu satunya yang konstan hanya perubahan. Jika tidak ada penyimpangan maka dunia genetika bukanlah dunia genetika.
Salam,
Ben KLI

Disadur dari artikel Dirk Van den Abeele di http://www.ornitho-genetics.info/
PS: Jangan tanya saya apa itu kromosom, meiosis, kromatid dan istilah lainnya. Silahkan tanya google. 


Mengatasi Lovebird Menjeruji Saat di Gantang

Mengatasi Lovebird Menjeruji Saat di Gantang
Lovebird selain memiliki daya tarik dari warnanya yang indah adapula yang menyukai burung ini karena suara ngekeknya yang khas, bahkan sudah ada lomba tersendiri untuk kelas ngekek ini. untuk lovebird yang sudah sering menjadi juara pasti harganya pun akan melambung tinggi, walau sekedar warna hijau standart tapi harganya bisa melampau parblue,, hehehe...

Bagi para pecinta suara burung ternyata menseting lovebird untuk siap tempur di arena lomba bukanlah hal yang gampang. lovebird memiliki keunikan tersendiri yang pastinya berbeda dengan burung ocehan dan masalah yang paling sering di hadapi adalah menjaga birahi sang lovebird.

Apakah yang menyebabkan sang juara anda berulah ? nyanyi sambil ngeruji, menggigit tangkringan dan over birahi yang tidak terarah dan inilah biasanya yang bikin pusing para juragan juragan LoveBird,, hehehe. pengalaman saya jawabannya sangat sederhana yaitu Faktor kebiasaan buruk yang tidak dilarang !! plus terlalu dimanja !! hal tersebut lah awal penyebab sang jagoan menjadi bermasalah sekaligus yang bikin juragannya sampai minum obat sakit kepala, migrain tapi gak sembuh juga,, hehehe
Mengatasi Lovebird Menjeruji Saat di Gantang
Faktor kebiasaan buruk yang tidak dilarang  adalah kebiasaan dalam mengeruji, menggigit angkringan seharusnya itu dilarang, salah satu nya dengan membuat dia terkejut ketika mengeruji. melempar kan kotak rokok, ingat ya hanya kotaknya yang dilempar bukan dengan warungnya,, hehehe,, atau apapun yang berukuran kecil.

Kenapa hal itu dilakukan ? karena pada dasarnya ingatan Lovebird itu sangat kuat dan kita harus membuat dia ingat ketika sudah masuk memorinya gak akan bisa hilang lagi, intinya apa ?? buat dia kapok bila sedang berulah, biasanya dalam 10~30 hari kebiasaan buruknya akan hilang.

Jika Lovebird kita over birahi maka menstabilkan bisa dengan penjemuran & minuman dikasi cuka apel, dikagetin kalo lagi ngeruji atau menjauhkan dari Lovebird Lain

kunci stabil selain rawatan dan pejemuran adalah waktu pemanasan. idealnya adalah 3 hari sebelum kontes ! kenapa karena disitulah bisa kita nilai setelan birahi jagoan kita, sudah pas atau tidak, karena Lovebird beda dengan murai atau kacer. tapi disitulah seni nya dalam menyeting lovebird untuk lomba ngekek

Mengenal Ciri Fisik Burung Split Opaline

Mengenal Ciri Fisik Burung Split Opaline
Biola, salah satu varian pada jenis Fischeri ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Selain warnanya hijaunya yang boleh dibilang "khas Opaline" kalau menurut Saya, karena tidak sama dengan warna hijau varian lainnya, warna merah pada bagian kepala dan leher-pun sangat kontras, yakni merah menyala.

Dengan ramainya penggemar Fischeri Opaline (Biola) maka semakin ramai topik “Burung split” menjadi topic pembicaraan akhir akhir ini. Tetapi rupanya banyak juga rekan rekan senior yang belum paham benar soal burung split, meskipun penggunaan burung split itu merupakan ilmu dasar dari beternak Lovebird

Split di-symbolkan dengan tanda “/”
Contoh: Hijau split Biru bisa dituliskan Hijau/Biru.
Burung split tidak bisa dibedakan dengan burung normal, secara visual bentuk fisik, warna & kondisi nya sama dengan burung2 normal. Hanya secara genetik, burung split membawa genetik mutasi lainnya.

Namun apakah burung split opaline bisa terlihat dari segi fisik?? sebenarnya sangat sulit membedakan burung split dari segi fisiknya, tapi ternyata ada metode untuk mengenalinya.

Berikut ini saya jelaskan kembali lewat gambar yang lebih detail. Jika anda menemukan hal yang berbeda dari penjelasan pada gambar ini, mohon koreksinya. Ingat, ini hanya berlaku untuk mutasi opaline.
Mengenal Ciri Fisik Burung Split Opaline
Karena mutasi biola bersifat sex linked maka anakan yang berfisik hijau standart pun banyak dicari karena memiliki split biola walaupun hanya berlaku untuk anakan jantan saja. untuk para breeder yang bermodal kecil banyak pula yang mencoba mengawinkan hijau standart split biola ini dengan burung non biola, jika jackpot maka akan mendapatkan anakan biola dari indukan paket hemat split biola x non biola, walapun persentasinya lumayan kecil.

Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin berinvestasi split opaline. Dan semoga hari ini tidak menjadi hari cabut bulu nasional. ðŸ˜ƒ

Seperti yang sudah saya pelajari dari peternak peternak Eropa, bahwa transaksi Burung split itu adalah transaksi kepercayaan! Artinya: kalau Anda percaya dengan penjual/peternak tersebut maka silakan dibeli burung split nya, kalau Anda ada sedikit keraguan maka segera lupakan transaksi tersebut.

Happy breeding dan salam
Ben KLI


Sumber : Grup Facebook  Komunitas Lovebird Indonesia

Ciri – Ciri LoveBird Sakit

Ciri – Ciri LoveBird Sakit
Lovebird adalah burung sejenis beo kecil yang berasal dari genus Agapornis. Burung ini memiliki ukuran kecil berkisar 13 - 17 cm dengan berat sekitar 40 - 60 gram serta memiliki ekor yang pendek dan paruh yang besar melengkung. Lovebird memiliki 9 spesies dengan 8 spesies berasal dari Afrika dan 1 spesies berasal dari Madagaskar. Burung ini bersifat monogami dan sering terlihat mesra jika berpasangan, maka dari itu burung ini dinamakan sebagai Burung Cinta atau Lovebird. Lovebird mampu hidup hingga umur 10-15 tahun.

Didalam berternak lovebird kita pasti sering menemui berbagai macam masalah, mulai dari penentuan jenis kelamin, cara penjodohan sampai telur yang zoonk. dan kali ini kita akan sedikit membahas tentang ciri ciri lovebird yang sedang dalam kondisi tidak fit atau terserang penyakit.

Menjaga kesehatan dan kebersihan hewan ternak kita itu wajib hukumnya. karena jika ingin mendapatkan hasil ternak yang berkualitas kita pun harus memperhatikan perawatannya. jangan samapai terlalu mementingkan hasil jumlah ternak yang banyak tapi tidak menjaga kesehatan indukan.
Ciri – Ciri LoveBird Sakit
Ciri – Ciri LoveBird Sakit
  • pernapasan/nafas tidak normal.
  • Ekor bergerak naik turun secara terus menerus.
  • Muka dan kepala di liputi lendir.
  • Bulu tidak normal, pertumbuhannya dan meranggas.
  • Pendarahan.
  • Ekor, kepala atau sayap lemas terkulai.
  • Mata kusam dan bengkak
  • Jatuh dari tempat bertengger.
  • Postur burung terlalu membungkuk.
  • Benjolan atau pembengkakan pada tubuh.
  • Berdiam di dasar kandang.
  • Muntah.
  • Berat badan turun drastis.
Apabila muncul tanda di bawah ini maka konsultasiakan dengan dokter hewan kepercayaan anda:
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Kotoran tidak normal.
  • Mencabuti bulu sendiri secara berlebihan.
  • Pola tidur burung lovebird  tidak normal ( Kepala terselip di bawah sayap, kepala berpaling ke arah sayap denga mata hanya tertutup segbagian kelopaknya).
  • Terjadi perubahan di luar kebiasaan (Berubah kicauannya, bermainnya, interaksi dengan burung lain dan manusia dan tempat hinggapnya)
  • Minum berlebihan tidak seperti biasannya.

Sumber : Grup Facebook Komunitas Lovebird Indonesia

Sexing dengan Pendulum

Sexing dengan Pendulum
Banyak sekali di grup facebook para Lovebird Lover menanyakan tentang jenis kelamin burungnya dengan menyertakan foto saja. agar diingat bahwa Lovebird adalah jenis burung yang sexual-monomorphic, artinya wujud fisik antara jantan dan betina hampir tidak ada bedanya.

Pengecualian untuk spesies Madagascar, Pullaria, dan Taranta, karena 3 spesies ini sexual-dimorphic, yang artinya antara burung jantan dan betina memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Bingung menentukan burung jantan atau betina? coba salah satu tips alternatif di bawah ini yang sering juga digunakan para penggemar burung kicauan dalam menentukan jenis kelamin burung jika diperlukan.

Sebenarnya cara ini lumayan aneh dan belum ada yang mencoba membuktikannya secara ilmiah, tapi entah mengapa banyak orang yang merasa cara ini cukup akurat untuk memprediksi jenis kelamin. bahkan sudah ada yang menjual pendulum khusus untuk mengecek jenis kelamin dan harganyapun tidak bisa dibilang murah.

ingin mencoba mempraktekannya tapi belum ada dana untuk membeli pendulum nya ?? tenang saja tak usah kgawatir. kita bisa mempraktekannya dengan alat sederhana yang ada di rumah.
Sexing dengan Pendulum
Adapun caranya adalah sebagai berikut :
  1. Potong tali benang kira-kira penjangnya 15-20 cm.
  2. Ikatkan cincin yang terbuat dari logam atau emas pada ujung benang tadi.
  3. Untuk mengetahui jenis kelamin dari ternak kecil seperti unggas, kita dapat menaruh ternak unggas dalam sebuah wadah. 
  4. Julurkan pendulum yang sudah anda buat tadi di atas kepala ternak dengan jarak kira-kira 3-5 cm.
  5. Diamkan pendulum tersebut, nanti pendulum akan bergerak sendiri menurut jenis kelamin ternak anda.
  6. Apabila pendulum bergerak satu arah (maju mundur) berarti jenis kelaminnya adalah jantan. Dan apabila gerakan pendulum memutar secara kontinu, menandakan jenis kelaminnya betina.
  7. Untuk mengetahui jenis kelamin dari telur, cukup menaruhnya di tempat yang datar dan lakukan langkah-langkah seperti tadi.
Tapi akurasinya tidak 100% walau banyak juga yang berhasil akurat, ya tapi tidak ada salahnya kita mencoba walau hasilnya tetap untung untungan,, hehehe
Tetap Semangat Breding

Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird

Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird
(hanya sekedar sharing…) “Mohon koreksi dari para master jika terdapat kekurangan baik dari analisa maupun dari penanganan yang kami lakukan”

Splay Legs atau kaki mengangkang pada bayi lovebird (piyik) adalah dimana kondisi kedua kaki tidak dapat berdiri dengan sempurna dan susah untuk rapat antara kaki yang satu dan yang lain.

Jika hal ini tidak diatasi maka akan menyebabkan LB cacat kaki seumur hidup.
Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird
A. Penyebab Splay Legs
1.   Kurang Bahan Sarang di dalam glodok, sehingga pada saat bergerak piyik tidak mendapat tahanan pijakan.
2.   Terinjak oleh induk
3.   Bawaan lahir, bisa juga disebabkan oleh kekurangan kalsium, dll.

B. Penanganan Splay Legs
Dalam mengobati/menangani kasus splay legs, dianjurkan anakan untuk dicabut dari indukan dan dirawat dengan cara Hands Feeding (loloh). Setiap peternak mungkin memiliki cara dan teknik pengobatan tersendiri, kami pun tidak mengklaim jika cara yang kami lakukan adalah cara yang paling efektif dalam menangani kasus ini, sejauh ini dalam setiap menangani penyakit pada Lovebird, selalu disertai dengan keyakinan dan kasih sayang serta sebisa mungkin menggunakan bahanbahan/obat-obat alternatif yang relatif murah dan mudah didapat.

Persiapan :
1.   Usia LB yang di tangani sebaiknya antara 10 – 20 hari, dimana tulang kaki masih tulang rawan dan daya tahan tubuh sudah agak kuat, sehingga tidak mudah stress.
2.   Bahan-bahan
·      Kain dari bahan kaos (yang telah dipotong dengan ukuran lebar -/+ 1 Cm dan panjang secukupnya untuk membalut kedua kaki)
·      Minyak Tawon

Berikut ini langkah penanganan splay legs yang pernah kami lakukan :
1.   Ikat rapat kedua kaki piyik pada posisi berdiri normal selama kurang lebih 2 hari, gunakan bahan pengikat yang aman yang tidak akan berakibat timbulnya cedera lain, misalnya kaki menjadi bengkok atau aliran darah menjadi terhambat dan mengingat tulang kaki piyik yang masih tulang rawan. Gunakan bahan pengikat yang lembut dan agak lentur, misalnya potongan kain dari bahan kaos.
Olesi terlebih dahulu seluruh kaki dengan minyak tawon pada tungkai hingga pangkal paha kedua kaki piyik, tujuannya untuk mengurangi memar pada saat kaki diikat.
Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird
2.   Pada hari ke-2 (sore/malam) longgarkan ikatan kaki, ganti tali pengikat dengan ukuran yang lebih kecil (-/+ 0,5 Cm) dengan kerenggangan sekitar 1 Cm (jarak antar kaki). Tujuannya adalah agar piyik mulai terbiasa bergerak dengan kondisi kaki pada posisi normal. Biarkan ikatan sampai terlihat perubahan pada struktur pangkal paha hingga kembali ke posisi normal (perhatikan selama 1-7 hari dengan terus diolesi Minyak Tawon pagi dan sore).
Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird
3.   Jika posisi pangkal paha sudah pada posisi normal, longgarkan lagi ikatan menjadi -/+ 2 Cm (perhatikan gerakan dan posisi pangkal pahanya dengan terus diolesi MinyakTawon pagi dan sore).
Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird
4.   Jika sudah terlihat normal, lepaskan ikatan.
Mengatasi Splay Legs (Kaki Mengangkang) Pada Anak Lovebird
Insya Allah Anakan Lovebird sudah bisa berdiri dengan normal….
“Tidak bermaksud menggurui dan merasa lebih bisa dan lebih tau, hanya sekedar berbagi saja”


SUMBER : Eko Marganus – MGS BF
Copyright © Lovebird Lovers Indonesia . All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design